Cengkeh sebagai Komoditas sub-sektor Usaha Perkebunan Rakyat
Cengkeh atau biasa disebut cengkih adalah
salah satu jenis rempah rempah asli dari Indonesia dengan berbagai fungsi.
Mulai dari obat-obatan, bumbu masakan, minyak wangi, bahan kosmetik, minyak
cengkih dan sebagai bahan utama rokok kretek
khas Indonesia.
Klasifikasi tanaman
cengkih
§
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
§ Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
§ Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
§ Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
§ Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
§ Sub Kelas: Rosidae
§ Ordo: Myrtales
§ Famili: Myrtaceae (suku jambu-jambuan)
§ Genus: Syzygium
§ Spesies: Syzygium aromaticum (L.) Merr. & L. M. Perry
§ Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
§ Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
§ Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
§ Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
§ Sub Kelas: Rosidae
§ Ordo: Myrtales
§ Famili: Myrtaceae (suku jambu-jambuan)
§ Genus: Syzygium
§ Spesies: Syzygium aromaticum (L.) Merr. & L. M. Perry
Cengkeh tumbuh di daerah yang tropis dengan curah hujan cukup merata, karenatanaman
ini tidak tahan kemarau panjang. Curah hujan optimal bagi pertumbuhan tanaman
cengkeh antara 1500-4500mm/tahun. Cengkeh menghendaki sinar matahari minimal 8
jam per hari. Suhu yang optimal tanaman ini dikehendaki adalah 22-30o C
dengan kelembaban udara antara 60-80%. Media Tanamanya jenis tanah yang baik
adalah latosol, andosol dan podsolik merah. Menyukai tanah gembur dengan
drainase yang baik. Tanah dengan kemiringan sampai 20% lebih baik dari tanah
datar, karena drainasenya baik.
Panen
![]() | |
| cengkih siap panen |
Ciri dan Umur panen kepala
bunga kelihatan sudah penuh, tetapi belum membuka. Umur panen tanaman cengkeh
adalah 4,5-8,5 tahun sejak disemaikantergantung pada jenis lingkungan. Waktu
pemanenan ada beberapa tahap, yang pertama jika 50-60 % jumlah bunga yang ada
di pohon telah matang petik. Pemetikan ini bisa diulangi lagi setiap 10-14 hari
selama 3-4 bulan. Di Jawa, panen mulai Mei dan berakhir Juli-Agustus. Hal ini
tergantung dari iklim setempat. Sebelum pemetikan dimulai, alat yang perlu
disiapkan adalah karung berukuran kecil dan karung besar yang sudah diberi
cantelan. Apabila tanaman sudah cukup tinggi dan bunganya tidak terjangkau oleh
tangan, maka perlu disiapkan ujung dari besi yang ujungnya berbetuk huruf U
agar mudah untuk menjangkau bagian ranting. Bunga yang sudah dipetik
dimasukkan kedalam keranjang atau karung kecilyang sudah dipersiapkan
sebelumnya. Setelah penuh, bunga dimasukkan kedalam karung besar untuk dibawa
ke rumah.
Tanaman cengkeh di
Indonesia mempunyai periode produksi yang khas, yakni mempunyai jumlah produksi
yang berfluktuasi menurut siklus tertentu. Pada tahun tertentu tanaman akan
menghasilkan produksi yang banyak, dan pada tahun-tahun tertentu produksi bisa
menurun sampai 10-40%. Pola produksi tanaman cengkeh bisa digolongkan menjadi
pola siklus 2 tahun dan siklus 3-4 tahun. Pola siklus 2 tahun umumnya terdapat
daerah yang mendapat pengaruh nyata dari iklim laut. Pada siklus ini, tanaman
akan berproduksi tinggi atau sedang pada tahun pertama, kemudian pada tahun
berikutnya menjadi rendah. Pada tahun berikutnya lagi, jumlah produksi akan
kembali seperti tahun pertama. Siklus 3-4 tahun umumnya terdapat daerah yang
tidak dapat pengaruh iklim laut. Padasiklus ini produksi tinggi akan terulang
setiap 3-4 tahun, dengan pola yang bervariasi.
Dipasaran kini harga
cengkeh sedang melambung tinggi hingga Rp.95.000,00 /Kg untuk cengkeh yang
sudah kering. Cukup mahal karena tahun tahun yang lalu hanya mencapai 50-80
ribu/kg. Peluang ini sangat di manfaatkan sekali bagi orang yang memiliki pohon
cengkeh. Jikalau pun tak memiliki pohonnya, bisa menebas itu istilah
sama dengan membeli buah cengkeh milik orang lain. Tentunya kita harus memiliki
modal yang cukup. Untuk proses pengeringan buah cengkeh ini mudah, cukup di
jemur di tampir atau bisa memakai leled. Sebelum di jemur buah cengkeh
yang sudah diambil dari pohonya di pretel. Pretel merupakan
proses pemisahan buah cengkeh dengan gagangnya.
Dan gagangnya pun bisa dijual. Ayo mulai merambah dunia bisnis!!
POTENSI CENGKEH
Cengkeh merupakan salah satu komoditas sub-sektor perkebunan yang
sebagian besar diusahakan oleh perkebunan rakyat. Hasil utama tanaman cengkeh
adalah bunganya yang dipanen pada saat kelopak bunga belum mekar. Bunga cengkeh
kering merupakan salah satu bahan baku utama untuk rokok kretek yang merupakan
rokok khas Indonesia. Potensi tanaman cengkeh yang belum dimanfaatkan secara
optimal adalah daun cengkeh (daun gugur) dan tangkai bunga. Produk olahan yang
dapat dihasilkan dari bunga daun dan tangkai bunga (gagang) adalah minyak
cengkeh, eugenol dari minyak cengkeh dan senyawa turunan dari eugenol. Pada
awal tahun 1990, total areal cengkeh mencapai sekitar 700.000 ha dengan
produksi 120.000 ton per tahun. Areal itu semakin berkurang tiap tahunnya,
karena banyak yang dijadikan untuk membangun gedung-gedung pencakar langit.
Ironis memang. Negeri yang kaya ini terus di eksploitasi. Padahal cengkih
adalah tanaman yang berkomoditi besar untuk uang saku negara. Bisa menimbun
keterpurukan dan kemiskinan bangsa.
Gambar :)
![]() |
| cengkih saat di pretel |
![]() | ||||||
| penjemuran cengkih |
![]() | |
| cengkih |
![]() |
| cengkih kering siap jual |














0 komentar:
Posting Komentar